Munajah kasih

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Bismillaah, Sang Pembuka Keberadaan. Alhamdulillah, Pewujud dari setiap keberadaan.

Laa ilaaha illaallah, Penyatu mutlak dari setiap ketiadaan!

Allahu Akbar, dari-Nya amr diturunkan dan pada-Nya tempat kembali!

Keagungan bagi-Nya, tiada yang lain selain-Nya untuk di Dzikiri! Tiada yang di puja selain-Nya!

Tunggal, Ahad, Dia sebagaimana Dia (selalu) sejak sebelum huruf-huruf dibatasi jumlahnya.

Dia memiliki Tanda dalam setiap sesuatu, membuktikan bahwa Dia Wujud.

Misteri-Nya terbuka bagi-Nya dari segala pemaknaan dan pemahaman!

Tiada kekuatan ataupun keperkasaan yang akan menyelamatkan selain dari-Nya, Sang Maha Tinggi, Sang Maha Megah; Sang Pemilik harta-harta karun gaib yang terdapat di dalam Kemurahan-Nya yang khusus Dia peruntukkan bagi kita.  

Dengan-Nya aku memanggil semua kebaikan untuk datang, dengan-Nya aku menghapus semua kejahatan dan kerusakan, dan dengannya aku menambal semua jahitan yang terbuka; menutupnya!

Sesungguhnya lah bahwa kami milik Allah dan sesungguhnya lah kami akan kembali kepada-Nya dalam setiap penurunan atau kenaikan suatu perjalanan, dalam setiap keadaan dan posisi, dalam setiap pikiran dan inspirasi, dan dalam setiap hal yang bangkit dari dalam bathin ataupun yang diterima dari lahir.

Allah adalah Yang Berkehendak atas segala sesuatunya, dan Yang menjadi Harapan dan Tujuan dalam segala sesuatunya! Inspirasi dan pemahaman datang dari-Nya. Dia lah Penemunya-Nya, tanpa adanya kemungkinan tertolak atau disangkal.

Ketika Dia tersingkap, tiada yang lain selain-Nya. Ketika Dia tertutup, semuanya adalah yang yang lain. Baik Dia tersingkap ataupun tertutup, Dia tetap tersembunyi; tidak bisa benar-benar dikenal.

Dia bathin berada di Dalam Ahadiyyah dan Dia lahir adalah berada dalam KeTunggalan-Nya. Dari-Nya dan melalui-Nya keberadaan dari segala sesuatunya, sehingga tiada apapun selain-Nya. Jika di dalam bathin ada sesuatu selain-Nya, maka keberadaan-Nya akan tiada.

Bagi-Nya Awal dan Akhir, tertajallikan ke luar dan tersembunyi ke dalam, dan Dia Maha Mengetahui dan mengetahui segala sesuatunya sebelum dan sesudah adanya keberadaan segala sesuatu tersebut.

Bagi-Nya kepemilikan setiap Genggaman yang mencengkram kuat, Yang menyatukan realitas dari Misteri bathin dan Misteri Kehidupan, Pemilik Kekuasaan Tertinggi dan Wewenang; semuanya kekal! Dia layak Menerima semua puji dan puja; dan Dia memuji Diri-Nya Sendiri.

Dia lah Sang Pemuji dan DiPuji. Dzat-Nya Ahad, Tunggal dalam semua Nama dan Kualitas! Maha Mengetahui semua prinsip umum dan khusus yang meliputi semua yang di atas dan di bawah! Dia pun mengetahui ke arah mana busur sedang menghadapkan dirinya bersiap untuk melesatkan anak panahnya pada (suatu) arah tertentu.

Ya, Allah, wahai, Engkau Yang Meliputi semua ciptaan-Mu, Yang tidak bisa dicegah dari mencurahkan anugerah! Wahai, Engkau Sang Pemberi harta karun yang tidak pernah lelah, menebarkan kemurahan dan menopang keseluruhan ciptaan-Mu agar tidak jauh terjatuh.

Ya, Allah, bukakan bagiku kunci-kunci dari harta-harta karun; singkapkan bagiku realita-realita dari simbol-simbol. Jadilah Engkau Yang menghadapku dan yang kuhadapkan. Dengan penglihatan-Mu, tutupi aku dari pandanganku sendiri dengan manifestasi dari Wujud-Mu

wahai, terhapuslah semua atribut kedirianku, sehingga aku tidak memiliki arah selain-Mu, sehingga mataku menyala hanya untuk Melihat-Mu. Ya, Allah, pandanglah aku dengan mata kasih sayang dan pengawasan; yang berasal dari penjagaan dan pemeliharaan, pilihan dan arah, dalam setiap keadaan;

sehingga tiada sesuatu apapun yang akan menutupiku dari memandang-Mu, dan bahwa aku akan melihat-Mu melalui apa yang Engkau Kehendaki melalui pengawasan-Mu. Kirimkan aku kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan Wujud-Mu,

Lengkapi aku dengan sesuatu yang tepat sesuai dengan Pilihan dan Arahan-Mu, tempatkan pengawasan-Mu dalam ciptaan-Mu dan tebarkan anugerah-anugerah-Mu kepada mereka.  Ya, Allah, Tuhan Yang memiliki Kekayaan mutlak tanpa memerlukannya,

sementara pelayan-pelayan-Nya hanyalah para fakir. Ya, Allah, Tuhan Yang menggenggam takdir segala sesuatunya, dan kepada Engkaulah mereka kembali! Ya, Allah, Tuhan Yang memiliki Hidup yang kekal, dimana tiada seorang pun yang sungguh-sungguh mengenal-Nya selain Diri-Nya Sendiri

dan tiada seorang pun yang bisa memberikan penjelasan tentang-Nya selain Diri-Nya Sendiri melalui Bimbingan-Nya. Ya, Allah, Tuhan Yang memberikan amr-amr; bahwa amal yang haqq dikenakan kepada sang pelayan, sehingga keberuntungan yang mereka dapatkan dari-Nya menguntungkan-Nya!

Wahai, Tuhan, Aku tidak mempunyai Tujuan yang lain selain-Mu, dan tiada yang mencukupiku selain Kemurahan dan Kebaikan-Mu. Wahai, Engkau, Tuhan Yang memberikan begitu banyak kemurahan melebihi apa yang diinginkan oleh makhluk-Mu!

Wahai, Engkau, Tuhan Yang memberikan kesenangan-kesenangan sebelum dipinta! Wahai, Engkau, Tuhan dari semua pesaing yang memerintahkan mereka untuk segera berhenti bersaing! Wahai, Engkau, Yang memiliki Kekuatan penuh dalam Perintah-Mu

dan semua kemenangan yang terjadi! Wahai, Engkau, Yang memberi dengan bebas pada segala sesuatunya, namun juga Yang menghentikan Pemberian! Aku berjuang ke arah-Mu, sehingga aku menemukan diriku sendiri untuk menjadi pelayan sejati-Mu,

dalam setiap keadaan. Arahkan aku, Tuanku – dan sesungguhnya adalah hak-Mu untuk mengarahkanku; bukan hakku. Bagaimana aku berhasrat akan-Mu ketika Engkau Sendiri Yang berada di belakang setiap hasrat ? Bagaimana aku mencari-Mu ketika pencarian

itu sendiri adalah suatu keterjauhan dari-Mu ? Dapatkah Yang teramat sangat begitu dekat, sangat begitu hadir, bisa terlihat? Dapatkah Yang berhasrat menjadi dibingungkan akan siapa yang berhasrat akan siapa? Pencarian tidak akan mencapai-Mu; hasrat tidak akan meminta-Mu.

Perwujudan dari Lahir-Mu tidak bisa ditangkap dan digenggam sepenuhnya oleh akal; sesuatu yang membingungkan dari Misteri-Mu tidak bisa diuraikan dan dipisah-pisahkan. Apakah orang yang diberikan keberadaan mampu mengetahui sifat sejati dari Yang menganugerahkan keberadaan kepadanya?

Apakah orang yang melayani memiliki kemampuan untuk mencapai sejatinya dari Yang mengenakannya jubah pelayan? Mencari dan berhasrat, kedekatan dan kejauhan, semuanya merupakan kualitas yang dimiliki oleh sang pelayan:

jadi, apa yang dapat dicapai oleh pelayan melalui dirinya sendiri dengan menerima Dia Yang Tiada banding dan Tak Terkira dalam Keberadaan Dzat-Nya? Wahai, Engkau, Tempat sejati dari setiap penciptaan ;

berdiriku dalam kerendahan hati sejati di depan pintu Keagungan Kemuliaan-Mu, tanpa sedikitpun aku memiliki kemampuan untuk menggenggam Harta Karun-Mu. Bagaimana aku dapat mengenali-Mu ketika Engkau Yang bathin Tersembunyi tidak dikenali ? 

Bagaimana aku dapat mengenali-Mu ketika Engkau Yang Terlahirkan, membuat Diri-Mu Sendiri dikenali olehku dalam setiap sesuatu ? Bagaimana aku menyadari KeTunggalan-Mu ketika di dalam Ahad-Mu aku tidak memiliki keberadaan ? Bagaimana aku menyadari Ke-Tunggalan-Mu

ketika Penyatuan merupakan rahasia terbesar yang tersembunyi dari pelayan-Mu ? Bagi-Mu lah Keagungan! Laa ilaaha illaallaah! Tiada yang lain selain-Mu yang bisa menyadari KeTunggalan-Mu, bagi-Mu sebagaimana Engkau Yang Kekal tanpa awal dan akhir.

Tiada yang lain selain Diri-Mu Yang Menyadari Keberadaan-Mu, dan tiada yang mengenali-Mu selain Engkau Sendiri. Engkau tersembunyi dan tampak – dimana Engkau tidak bersembunyi dari Diri-Mu juga tidak menampakkan Diri-Mu kepada yang lain selain kepada Diri-Mu Sendiri.

Bagi-Mu Diri-Mu. Laa ilaaha ilaallaah. Bagaimana masalah tersebut bisa diselesaikan,ketika Yang Pertama adalah Yang Terakhir dan Yang Terakhir adalah Yang Pertama? Wahai, Engkau Yang menyebabkan amr menjadi tidak jelas dan rahasia menjadi tersembunyi,

dan tebaran amr menuju kesamaran. Ketika ini terjadi, SUNGGUH ! Tiada yang lain selain-Mu untuk membuka amr dengan sejelas-jelasnya ! Aku bermohon dari-Mu, ya, Allah, bahwa Engkau akan membukakan bagiku misteri dari penyatuan, sehingga aku bisa menjadi pelayan sejati-Mu

dan bahwa aku akan secara total melayani KeMuliaan-Mu berdasarkan apa yang sesuai dengan keberadaan tertinggi-Mu. Dalam setiap keadaan, aku ada melalui-Mu, menjadi fana dan tiada; sementara Engkau selalu Ada, Tetap, Hidup, Kekal, Mengetahui dan Diketahui.

Wahai, Engkau, yang tiada seorangpun yang sungguh-sungguh mengenal-Mu selain Diri-Mu. Aku bermohon dari-Mu, ya, Allah, bahwa aku akan memba pergi diriku dari diriku sendiri Menuju-Mu; dan karena itu keseluruhan totalitas diriku menjadi terintetegrasi di Dalam-Mu,

sehingga keberadaanku lenyap untuk menutupi ku dari penyaksian terhadap diriku sendiri. Wahai, Engkau Yang menjadi Tujuan dan Aspirasiku, wahai, Engkau Yang aku puja dan kagumi. Tiada yang hilang dariku ketika aku telah menemukan-Mu!

Tiada yang tidak aku ketahui ketika aku telah mengenal-Mu! Tiada yang hilang dariku ketika aku telah menyaksikan-Mu! Pemusnahan diriku adalah di Dalam-Mu; Kehidupanku adalah melalui-Mu; dan Engkau adalah objek dari perenunganku. Laa ilaaha illaallaah,

sebagaimana yang Engkau saksikan, sebagaimana yang telah Engkau ketahui dan sebagaimana yang telah Engkau atur. Kesaksianku merupakan keberadaan tertinggiku, dan aku tidak menyaksikan sesuatu kecuali pemusnahan hidupku.

Kiasan tersebut adalah untukku; atribut tersebut adalah atributku; semuanya menjelaskan derajatku. Keseluruhan amr tersebut sesungguhnya merupakan amr ku, dalam manifestasi dan tak termanifestasikan, dan dalam tebaran Rahasia yang Engkaulah Penjaganya,

dalam pernyataan tanpa kesaksian yang menyebar kegaiban, dan dalam manifestasi membawa pada kejelasan, dalam hidup dan tak hidup, dalam terang dan gelap, dalam pena dan tempat menulisnya, dalam mendengar dan tidak mendengar,

dalam mengetahui dan tidak mengetahui, dalam damai dan perang, dalam diam dan berbicara, dalam keterpisahan dan penyatuan kembali, dalam kebenaran hakiki dan kebenaran tak hakiki, dalam ketersembunyian kekekalan bathin dan ketidakkekalan lahir.

QS. 112 (Al-Ikhlas)

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ [١١٢-١]
Katakanlah: “Dia lah Allah, Yang Ahad.

اللَّهُ الصَّمَدُ [١١٢-٢]
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ [١١٢-٣]
Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ [١١٢-٤]
dan tidak ada seorangpun yang menyerupai-Nya”.

Semoga berkah Allah dilimpahkan kepada orang pertama yang datang menuju keberadaan dan pertama dalam Keberadaan, Rasulullah Muhammad saw.; seorang yang membuka jalan masuk bagi setiap saksi dari dua kehadiran: saksi dan menyaksikan;

seorang yang menyembunyikan rahasia dan memanifestasikan cahaya, Tujuan dan Maksud Sejati; seorang terpilih yang ditetapkan dengan tingkat tertinggi dalam ranah penciptaan; ruh paling suci dan mulia serta cahaya paling sempurna dan bersinar terang benderang (cemerlang);

seorang yang menyadari keadaan dari pemujaan sempurna dalam kehadiran Yang diPuja; Ruh yang telah menerima lupan dari kehadiran Ruh Suci-Nya; dimana qalb merupakan tempat yang diterangi oleh sinar-sinar dari Cahaya-Nya – baginya lah utusan terbaik,

nabi tertinggi dan teman yang dekat dan membawa keberkahan. Dan semoga keberkahan atas keluarga dan karib kerabatnya, yang menyimpan rahasia-rahasianya, tempat-tempat dimana cahaya-cahayanya bersinar dan purnamanya naik;

harta-harta karun dari kebenaran dan menjadikan pimpinan bagi semua makhluk ; bintang (terang) dari petunjuk bagi siapa saja yang ingin mengikuti (Jalan). Dan semoga Tuhan memberikannya salaam sebanyak-banyaknya hingga hari Perhitungan nanti.

KeAgungan bagi-Nya; Cukup Allah saja bagiku dan Dia Penjaga Terbaik. Laa hawla wala quwwata illa billaah. Allah, Sang Maha Tinggi, Sang Maha Indah. Wahai, Tuhanku, Engkau Berdiri Tegak dengan Dzat-Mu; Diungkapkan melalui Nama-nama-Mu;

Tertajalli dalam Tindakan-Mu; dan Disembunyikan demi kebaikan makhluk-Mu! Tiada yang menyamaimu dalam Kemuliaan-Mu, sebagai Yang Maha Tunggal, Ahad; dan Wujud, sebagaimana Engkau tetap terus kekal tanpa awal atau akhir.

Allah, Engkaulah Tuhan, Yang Ahad, Yang menginginkan tiada yang lain selain Diri-Nya. Bersama-Mu tiada yang lain selain-Mu; di Dalam-Mu, tiada yang lain selain-Mu. Aku bermohon dari-Mu, Ya, Allah, untuk meleburkan diriku ke dalam Hidup-Mu.

Tiada Tuhan selain Engkau!

Wahai, Tuhanku, Penyebab aku tiada bahkan dari diriku sendiri, lebur di Dalam Kehadiran-Mu, lenyap dalam Hidup-Mu. Aku mati sebelum mati. Pisahkan aku dari segala hal yang memisahkan aku dari-Mu; tempatkan aku bersama-Mu dengan menjauhkan aku dari segala hal yang memalingkanku dari-Mu.

Tiada Tuhan selain Engkau!

Wahai, Tuhanku, Engkau lah Al-Wujuud, sementara aku tiada. Hidup-Mu berasal dari Dzat-Mu Sendiri; sementara aku Engkau hidupkan . Jadi, Tuhanku, kenakan Wujud-Mu atas ketiadaanku, bahwa aku mungkin tetap sebagai aku yang tiada, dan Engkau sebagaimana Engkau Yang selalu Hidup.

Tiada Tuhan selain Engkau!

Engkau Yang mampu mewujudkan apapun yang Engkau kehendaki, sementara aku adalah pelayan bagi-Mu, satu di antara beberapa pelayan lain. Wahai, Tuhanku, Engkau telah menghendakiku dan Engkau Maha Berkehendak.

Semoga Engkau mewujudkan apa yang menjadi kehendak-Mu melaluiku, sehingga Diri-Mu Sendiri menjadi Yang DiKehendaki dan aku adalah seorang yang berkehendak atas-Mu.

Tiada Tuhan selain Engkau!

Wahai, Tuhanku, Engkau gaib dalam semua yang gaib; Engkau manifest dalam setiap realita nyata; terdengar dalam setiap penjelasan, salah mapun benar; diketahui dalam derajat Kesatuan dan Dualitas. Engkau Ahad, dinamakan oleh Nama-nama yang diturunkan dalam ketersingkapan,

sehingga Engkau Tampak oleh ‘AYN, dan tak terjangkau oleh akal lahiriyyah manusia. Wahai, Tuhanku, Engkau mengungkapkan diri-Mu dalam penyingkapan yang unik, sehingga setiap tingkatan-tingkatan penciptaan hadir bervariasi.

Dalam setiap tingkatan Engkau menamakannya berdasarkan tujuan penciptaannya, dan menetapkan bahwa akal manusia tak mampu menangkap realitas bathiniyyah dari setiap ketersingkapan Tanda-tanda-Nya

dan dari setiap hal yang dapat diketahui dari Tanda-tanda tersebut. Engkau telah melepaskan jiwa-jiwa di alam alastu atas Pengetahuan-Mu. Ketika Engkau menolak “keseluruhan dan bagian” dari mereka,menghapuskan mereka dari setiap “dimana dan apa”,

dan memutuskan mereka dari setiap “berapa banyak dan apa” tatkala Engkau menjadikan mereka mengetahui hakikat dalam setiap tempat-tempat (posisi) yang sebelumnya tidak mereka ketahui, membebaskan mereka demi Diri-Mu Sendiri sebagai Tuhan dalam Tempat yang Suci,

dan menyebabkan musnahnya keterpisahan dengan menyingkapkan keterbukaan dari GHYN, lalu mereka disusun berdasarkan Harmony dari Bismillaahirrahmaanirrahiim. Wahai, Tuhanku, berapa sering aku menangis memanggil-manggil-Mu,

padahal Engkau lah Yang memanggil setiap pemanggil! Berapa sering aku berbisik-bisik kepada-Mu sebagai seorang mukmin yang akrab dengan-Mu. Engkaulah al-Mukmin untuk mukmin. Wahai, Tuhanku, jika penyatuan adalah inti dari dari ketidakterpisahan

dan mengakrabkan jiwaku kepada-Mu, dan jika pengetahuan yang diperoleh dari mata lahiriyyah tidak lagi menjadi yang utama, dan pengenalan kembali dari yang sebelumnya tidak dikenali lagi, lalu apa tujuan dan dimana perjalanan awal sebenarnya dari sebuah jalan?

Wajai, Tuhanku, Engkau adalah Apa Yang tampak di belakang tujuan setiap pencari, Apa yang dilihat dalam mata bathin, Apa yang benar-benar dekat dalam jarak keterpisahan seseorang bahkan dengan dirinya sendiri. Dimana sebelumnya pemahaman telah menggantikan prasangka 

wahai, Tuhanku, lalu siapa sebenarnya yang jauh dari siapa? Siapa sebenarnya yang disukai oleh siapa? Keindahan berkata, “Diri-Mu Sendiri”, sementara Baseness terharu menangis berkata, “Tuhan lah yang memberikan kebaikan dan keindahan dalam setiap ciptaan-Nya?”.

Pembentukan kedekatan demi kedekatan bersama-Nya berakhir pada saat perjalanan terhenti, dan pada akhirnya tertutup oleh keyakinan bahwa ada yang lain selain-Mu. Wahai, Tuhanku, kapankah akalku akan bebas dari ikatan yang menghalangiku untuk berjalan Menuju-Mu?

Dan kapankah mata bathinku akan mampu untuk sekejap saja memandang keindahan dari realitas ilahiyyah? Kapankah saat waham menjadi akar dari ketidakbenaran? Dan kapankah penglihatan tidak terhalangi oleh ikatan-ikatan yang menjadi tebal sehingga menutupi penglihatan?

Dan kapankah jiwa akan dihindarkan dari karakter-karakter dunia? Wahai, Tuhanku, mentaatimu tidak menguntungkan-Mu, juga sebaliknya jika aku tidak mentaati-Mu. Dalam Tangan Kekuasaan Keagungan-Mu, bergantunglah amr dari qalb-qalb dan bagian-bagiannya,

dan bagi-Mu dikembalikan keseluruhan amr, tanpa membedakan antara yang taat atau pembangkang. Wahai, Tuhanku, tidak masalah bagi-Mu jika ada yang membangkang-Mu! Wahai, Tuhanku, bagi-Mu tak ada kebutuhan dan batasan-batasan.

Tak ada yang tak jelas bagi-Mu, dan tak ada penjelasan yang dapat menjelaskan-Mu! Wahai, Tuhanku, bukti-bukti rasional dan logis dari ciptaan-Mu tidak membuat-Mu menjadi lebih Kuat, Ada atau tidak ada bukti, tidak akan berpengaruh apa-apa bagi-Mu.

Wahai, Tuhanku, bagi-Mu kekekalan tanpa permulaan dan tanpa pengakhiran; kebersamaan di Dalam Keberadaan-Mu. Wahai, Tuhanku, apakah “Engkau” dan “aku?” Apakah “Dia (lk)” dan Dia (pr)”? Wahai, Tuhanku, haruskah aku mencari-Mu

dalam kejamakan atau dalam keahadan-Mu? Berapa lama aku harus menunggu-Mu? Dan seberapa mampu hal tersebut bisa terwujud ketika seorang pelayan tidak memiliki kesanggupan atau dukungan dari-Mu? Wahai, Tuhanku, penyerahan diriku kepada-Mu

tergantung kepada meleburnya aku; tetapi, wahai, Tuhanku, melebur ke dalam siapakah aku? Dalam diriku sendiri ataukah di Dalam-Mu? Akankah peleburan diriku melalui-Mu, ataukah berdasarkan imajinasiku, atau sebaliknya, atau berada di antara keduanya ?

Dan apakah keberserahan diriku seperti yang Engkau kehendaki, ya, Allah ? Wahai, Tuhanku, diamku merupakan kebisuan yang membutuhkan adanya ketulian, dan kata-kataku merupakan ketulian yang membutuhkan adanya kebisuan!

Kebingungan dalam segala hal, sementara tidak ada kebingungan di Dalam-Mu. Bismillaah, Allah mencukupiku. Bismillaah, aku beriman billah. Bismillaah, aku bermohon dari-Mu, ya, Allah. Bismillaah, laa hawla walaa quwwata illa billaah.

Allah, sungguh kami beriman billah; kami bertaubat kepada-Mu; Engkaulah Tempat Kembali sebaik-baik Tempat Kembali. Ya, Allah, aku bermohon dari-Mu untuk mengkaruniakan kepadaku misteri dari setiap titah dan kebesaran Firman-Mu;

dimana kesemuanya menggenggam Pengetahuan-Mu; dari Kehendak-Mu; dari Kekuatan-Mu; Dari Pendengaran dan Penglihatan-Mu; dari kehadiran diriku dalam Hidup-Mu; dan dari karakter Dzat-Mu .Ya, Allah, ya, Allah, ya, Allah!

Wahai, Yang Pertama, Wahai Yang Terakhir! Wahai Sang Wujud, Wahai Sang Gaib! Wahai, Cahaya, Wahai, Al-Haqq, Wahai, Al-Mukmin! Wahai, Tuhanku, tolong bedakan rahasia qalbku dengan rahasia-rahasia dari keahadiyahan-Mu!

Sucikan jiwaku dengan pemurnian dari-Mu! Murnikan qalbku dengan pengetahuan-pengetahuan murni Ilahiyyah. Wahai, Tuhanku, perintahkan akalku dalam pengetahuan seorang Khidr, dan harumkan jiwaku dengan Ketuhanan-Mu!

Perpanjang indera lahirku dengan memperpanjang sorot cahaya dari Kehadiran Kilauan Cahaya-Mu! Bebaskan aku dari setiap gangguan yang berasal dari   ketidaksempurnaan realitas lahiriyyah. Wahai, Tuhanku, perjalankan aku dari langkah-

langkah kemanusiaanku yang rendah terbang menuju al-Haqq dan realitas sebenarnya. Engkau Teman sekaligus Tuanku; di Dalam-Mu aku mati dan dari-Mu aku mengambil kehidupan. Engkaulah Yang kami Puja dan Engkaulah tempat kami meminta permohonan.

Lihatlah aku, ya, Allah, dengan penuh perhatian dan pengawasan; dimana Engkau mengatur setiap tahapan dalam sebuah perkembangan jiwa dan raga yang harmonis, dan dengannya Engkau mensucikan qalb tempat munculnya rahasia-rahasia,

dengannya Kau menaikkan ruh dzikirku ke Atas, dan dengannya Engkau secara terus menerus menyinari cahayaku. Wahai, Tuhanku, jadikan aku tiada dan satukan aku pada-Mu melalui Realitas Sejati. Pelihara aku dalam ketiadaan diriku di Dalam-Mu.

Ya, Allah, Kau Tempatku meminta Pertolongan; Engkaulah Tempatku di mana wajah menghadap; Engkaulah Tempatku bermohon; dan Kau, tiada yang lain selain-Mu, yang benar-benar aku inginkan! Aku tidak bermohon kepada selain-Mu; tidak mencari selain-Mu.

Wahai, Tuhanku, aku memohon-Mu untuk menjawab setiap permohonanku melalui utusanmu yang mulia, kekasih terdekat-Mu, teman-Mu, Sang Muhammad saw. yang terpilih, nabi terpilih. Bagi Rasulullah Muhammad saw aku bermohon agar Engkau memberkahinya

dengan Keberkahan yang kekal tanpa awal dan akhir; terus menerus berada dalam Keberkahan-Mu. Dengan ini, dalam cara-Mu yang lain, bahwa Engkau akan menjadikan aku saksi bagi kesempurnaan Rasulullah Muhammad saw.,

bahwa aku mungkin mampu memakan pengetahuan-pengetahuan yang berasal dari hakikat. Dan semoga Keberkahan ini juga dilimpahkan kepada keluarga dan karib kerabatnya. Laa hawla walaa quwwata illa billah hil ‘aliyyil ‘adzhiim. 

Wahai, Tuhanku,…Tuan dari semua pelayan-Mu, dan Engkau Tuhan Yang mutlak. Engkau menyatukan bagian-bagian yang bertentangan, bagi-Mu Kemuliaan, Keindahan. Tiada berakhir rasa bahagia di Dalam Dzat-Mu, sebagaimana tiada akhir penyaksian-Mu terhadap Diri-Mu Sendiri.

Engkau begitu Mulia dan Sempurna untuk kami renungi, dan Engkau terlalu Lembut dan Indah bagi kami untuk digambarkan. Kemuliaan-Mu begitu besar. Dan Keindahan Kelembutan-Mu bersih dari serangan pelbagai hawa nafsu. Aku bermohon dari-Mu,

demi misteri dimana Engkau menyatukan semua keterpecahan hidupku; sebuah penyatuan dimana aku menjadi fana dan menjadi saksi dari Ke-ahad-an hidup-Mu. Hiasi aku dengan jubah Keindahan-Mu, dan mahkotai aku dengan mahkota Kemuliaan-Mu,

sehingga jiwa-jiwa manusia berserah kepada-Nya, qalb-qalb dipimpin oleh jiwa-ku, dan rahasia-rahasia dari Sang Maha Suci menjadi diluaskan bagi-Ku.Naikkan derajatku oleh-Mu,  sehingga setiap orang yang berusaha naik dengan usaha dan kekuatannya sendiri akan terjatuh

dan akhirnya menyerahkan dirinya kepada-Mu. Bimbing aku Menuju-Mu. Karuniakan aku lidah kebenaran yang akan mengungkapkan Penciptaan dan Amr-Mu. Penuhi aku dengan-Mu, dan rawatlah aku di atas Tanah dan Lautan-Mu.

Bawa aku pergi dari kota yang kotor ini, yang ditempati oleh para penindas, dan bebaskan aku dari pelbagai bentuk perbudakan. Karuniakan aku dari-Mu bukti yang menunjukkan bahwa aku aman bersama-Mu, dan jangan mengkaruniakan aku kekuatan yang tidak sanggup aku pikul selain Bersama-Mu.

Dalam kefakiranku kepada-Mu, berikan aku kekayaan sesuai dengan kebutuhanku, dan sertai aku dengan Kekyaan-Mu sesuai dengan apa yang aku butuhkan. Engkaulah Tujuan dan Kemenangan-Ku; bagi-Mu lah segala sesuatunya dikembalikan dan diakhiri.

Engkau menenangkan dan mengobati luka, dan Engkau mengusir setiap tiran; Engkau mengambil setiap ketakutan dengan Sayap-Mu, dan Engkau memberikan ketakutan kepada setiap penindas. Bagi-Mu lah Kemuliaan Kelembutan, Maha Terbuka dan Maha Gaib.

Milik-Mu lah Kemenangan, tiada Tuhan selain-Mu: Engkaulah Penghitung dan al-mukmin. Dia akan menumpas setiap kota yang melakukan kesalahan. Yakin-lah bahwa Dia akan meng hapus setiap penderitaan yang menyakitkan.

Lalu Kami akan membalas atas setiap dosa yang mereka lakukan; dan menjadi kewajiban atas Kami untuk menolong al-mukminin.” Ya, Allah, Wahai, Pencipta dari setiap ciptaan! Wahai, Pemberi Kehidupan dari setiap yang mati! Wahai, Engkau Yang menceraiberaikan kelompok,

dan senantiasa menuangkan cahaya atas hakikat dari segala sesuatunya! Milik-Mu lah Kerajaan Mulk, Milik-Mu lah Ke Maha hormatan kelembutan! Tuhan-tuhan adalah budak-budak-Mu, Engkau merajai pelayan-pelayan-Mu; dan kesejahteraan sesungguhnya adalah rasa kefakiran akan-Mu,

Engkau Kaya dalam Diri-Mu Yang tidak membutuhkan suatu apapun selain Diri-Mu Sendiri. Aku bermohon dari-Mu, dengan Nama-Mu dimana Engkau telah menciptakan segala sesuatunya, mengatur takdir tiap mereka, 

dan Yang mengkaruniai seseorang Yang Engkau kehendaki sebuah kebun dan sebuah pakaian dari sutra, dan kekuatan dari seorang raja dan sebuah Kerajaan Mulk. Jauhkan aku dari ketamakan, dan sempurnakan ketidak sempurnaanku;

muliakan aku dengan hiasan yang Engkau senangi, dan ajari aku dari Nama-Mu apa-apa yang tepat; penuhi bathinku dengan keshalehan dan kasih sayang; dan penuhi lahirku dengan kemegahan dan kebesaran-Mu, agar setiap musuh merasa ketakutan,

dan setiap jiwa dari setiap sahabat menemukan kesenanngan dan kenyamanan bersamaku.QS. 16 : 50 “Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka, dan mereka melakukan apa yang Tuhan mereka amr kan.”

Wahai, Tuhanku, karuniakan aku hadiah berupa akhlak yang mulia untuk menerima KeMahaSucian cahaya-Mu, sehingga mungkin Engkau menjanjikan Tanah-Mu untukku dan senantiasa menetapiku menjadi pelayan-Mu.

Sesungguhnya Engkau mengangkat seseorang yang Engkau kehendaki sebagai wali-Mu. dan Kekuatan-Mu melebihi di atas segala sesuatunya. Engkau Memperhatikan dengan cermat, Sang Maha Pengawas.

Wahai, Tuhanku, jadikan aku meraih ‘ilm setahap demi setahap. Jadikan aku senantiasa berputar dalam tingkatan misteri-misteri setiap realitas. Lindungi aku ke dalam Rumah Perlindungan-Mu, dan sembunyikan aku dari rahasia Ketersingkapan-Mu

yang tidak mengagungkan Kemuliaan-Mu.Wahai, Tuhanku, izinkan aku bergantung pada-Mu dalam setiap urusan. Izinkan aku menjadi saksi Kebaikan Kelembutan-Mu dalam setiap langkahku. Bukakan kesadaranku ke dalam Kesatuan, sehingga aku menyaksikan kebergantungan

segala sesuatu melalui-Mu, dan menyadari bahwa pandanganku dapat disesatkan oleh semua keberadaan makhlukmu.Wahai, Tuhan Sang Rahmat dan Dermawan! Wahai, Tuhanku, melalui lautan kemurnia n pemisahan ALIF dari Dzat-Mu

Yang Maha Suci, mandikan aku dengan memisahkan aku dari segala perlekatan yang menghalangi kesadaranku, dan dekatkan aku kepada penemuan apa yang aku cari. Dengan persoalan awal dari TITIK, yang muncul dari Kegaiban Tak Terbatas Dzat-Mu,

penuhi aku dengannya sehingga mungkin aku mampu menyediakan tinta untuk menulis HURUF-HURUF dari setiap penciptaan, (dan mungkin aku) mampu melindungi mereka dari bentuk ketidaksempurnaan atau keburukan. Wahai, Engkau Yang meliputi segala sesuatu dalam Kasih Sayang

dan Pengetahuan-Mu, Wahai, Tuhan dari semua kehidupan! Wahai, Tuhanku, murnikan lahir dan bathin ku dari kekotoran dan dari berhenti pada setiap tingkat (tidak berjalan), dengan cara peleburan dari Kesucian-Mu. Tiadakan aku

dari kekotoran dengan melebur ke dalam kilatan cahaya Kedekatan-Mu. Berikan aku kesadaran menuju hakikat dari realitas segala sesuatunya dan kejelasan detil-detil setiap bentuk. Izinkan aku mendengar percakapan dari setiap makhluk hidup yang diciptakan dalampernyataan termurni Ke-ahad-an-Mu

di dalam setiap realitas. Perlihatkan Diri-Mu dalam cerminku dengan kesempurnaan Ketersingkapan mutiara-mutiara yang berasal dari Nama Kemuliaan-Mu dan Kekuatan Penaklukan-Mu, sehingga tiada penentang dari golongan manusia maupun jin yang melihatku

tanpa terpental kembali melalui kilatan cahaya dari mutiara (yang termanifestasi dalam cermin), yang akan memberikan peringatan kepada diri yang dibujuk rayu untuk melakukan kesalahan; mementalkan mereka kembali dalam kehinaan serendah-rendahnya.

Wahai, Engkau Yang menerima setiap wajah dan yang mengikat kencang setiap busur dalam keberserahan diri total. Wahai, Tuhan dari tuhan-tuhan! Wahai, Tuhanku, jauhkan aku dari setiap keterpisahan yang memisahkanku dari Kedekatan Bersama-Mu.

Hapuskan aku dari segala ketidaktepatan urusanku melalui pelukan Cahaya-Mu. Usir kegelapan karakter kemanusiaanku dengan menyingkapkan kilatan cahaya dari Cahaya Dzat-Mu. Tolonglah aku dengan sebuah kekuatan alam malaikatutiyyah,

yang dengannya aku menguasai (memgang kendali) dan menjauhkan diriku sejauh-jauhnya dari karakter-karakter rendah. Hapuskan kemunculan dari segala sesuatu yang tercipta dari pikiran lahiriyyahku, dan melalui Pikiran-Mu

simpan kanlah bagiku misteri-misteri yang akan menjagaku ke dalam Kedekatan Bersama-Mu, (sebuah rahasia) yang tersembunyi antara AL-KAAF dan AL-NUUN. Sesungguhnya Perintah-Nya, ketika Dia menghendaki sesuatu terjadi, Dia berkata “KUN” dan “FA YA KUN”.

Milik-Nya lah kemenangan dimana di tangannyalah Kerajaan segala sesuatunya berada dan kepada-Nya mereka kembali.” Wahai, Cahaya dari Cahaya! Wahai, Engkau Yang menaungi makhluk-Mu dengan tebaran Cahaya-Mu!

Wahai, Yang Maha Suci! Wahai, Yang Maha Penopang! Wahai, Sang Pemberi Perlindungan! Wahai, Sang Dermawan Yang Lembut! Wahai, Tuhan dari setiap makhluk! Wahai, Tuanku, Kehidupan-Mu kekal abadi; Firman-Mu tertuang melalui ciptaan-Mu.

Engkau telah mensucikan Diri-Mu dalam Keagungan-Mu; Engkau telah meninggikan (Al-‘Aliiy) Diri-Mu dalam Kesucian-Mu. Tiada beban bagimu dalam memelihara setiap makhluk ciptaan-Mu, dan apa yang tidak tersingkap (gaib) oleh mata makhluk-Mu

tidak pernah tersembunyi dari-Mu. Engkau mengundang siapapun yang Engkau Kehendaki untuk Diri-Mu, dan melalui Diri-Mu Engkau mengarahkan mereka Menuju-Mu. Bagi-Mu lah segala Puji dan Maha Kekal Keagungan-Mu.

Aku bermohon dari-Mu bahwa pada setiap saat aku akan setia kepada Kehendak-Mu, bertingkah laku tepat sesuai, dimana Tujuan-Ku hanyalah Kedekatan Bersama-Mu, datang dari buah amal yang bergantung kepada Kepuasan-Mu.

Karuniakan aku hadiah yang berasal dari kilatan rahasia yang akan membukakan hakikat dari amal yang Engkau Kehendaki untuk aku lakukan. Berikan aku sebuah hikmah yang berpasangan dengan kekuasaan, dan kemampuan untuk menerimanya yang disertai oleh pemahaman.

Sesungguhnya Engkaulah Teman dan Pelindung dari orang-orang yang memohon Perlindungan-Mu; dan Penjawab panggilan siapa saja yang memanggil-Mu.Wahai, Tuhanku, semoga Kemurahan Hati-Mu senantiasa diberikan kepada-Ku dan semoga selama-lamanya aku menDzikiri-Mu.

Izinkan aku meniadakan dzatku dari Diri-Mu, bukan dari diriku. Karuniakan aku dari Wujud-Mu sebuah pengetahuan sempurna yang diketahui dan dibimbing oleh ruhul quds ku. Sesungguhnya Engkau Mengetahui segala sesuatunya, Maha Mengetahui (yang gaib)!

Subhanallah, Tuhan Sang Maha Mulia dan Dermawan! Dengan-Nya kunci-kunci dari kegaiban, dimana tidak seorangpun yang tahu selain-Nya. Dia mengetahui apapun yang ada di dalam tanah atau laut.” Wahai, Tuhanku, mandikan aku ke dalam kilatan Cahaya-Mu,

bukakan bagiku setiap hal tertutup dalam diriku, sehingga aku mampu menyaksikan keberadaanku dalam setiap kesempurnaan sejati yang berasal dari-Mu, bukan dari diriku. Izinkan aku datang mendekati-Mu dengan segenap atribut yang telah Engkau lekatkan padaku,

sebagaimana Engkau datang mendekatiku dengan Cahaya-Mu atasku. Wahai, Tuhanku, kemungkinan-kemungkinan tak pasti pelbagai pilihan adalah atribut diriku, ketiadaan merupakan hakikat dari diriku, dan kefakiran merupakan tempat tinggalku;

Wujud-Mu merupakan penyebab tunggal, Kekuatan-Mu adalah wakilku, dan hanya Engkau Tujuanku. Engkau sebagaimana yang aku ketahui dan jauh sebelumnya ( di alam alastu) sudah aku ketahui! Engkau Bersama segala sesuatunya, dan tanpa-Mu tiada sesuatu apapun!

Engkau telah menetapkan wilayah-wilayah pada setiap tingkat perjalanan spiritual, disusun bertahap mulai dari aman hingga berbahaya. Dan itulah Jalan Ketuhanan. Dalam keseluruhan ini, kami berdasarkan atas-Mu, sementara Engkau tanpa (tidak membutuhkan) kami.

Bagi-Mu Al-Haqq, Maha Dermawan, Kesempurnaan tak terbatas. Aku bermohon dari-Mu, dengan Nama-Mu dimana Engkau menuangkan cahaya atas setiap penerima dan dengannya Engkau menghapuskan kegelapan dari ketidakjelasan:

penuhi hidupku dengan cahaya yang berasal dari Cahaya-Mu, yang merupakan sumber dari setiap cahaya dan Tujuan sejati dari setiap keinginan sejati, sehingga tiada yang mungkin akan menjelaskanku dari apa yang telah Engkau simpankan dalam setiap atom penciptaanku.

Karuniakan aku hadiah dari sebuah lidah kebenaran yang bisa memberikan ungkapan terhadap penyaksian Al-Haqq, dan berikan aku kemampuan untuk menjelaskan dengan fasih setiap kata-kata-Mu. Lindungi aku dari semua kata-kataku sendiri yang tidak haqq,

dan jadikan aku berkata-kata berdasarkan pandangan bathinku. Ya, Allah, aku berlindung di Dalam-Mu dari setiap kata-kata yang samar, saling bertentangan, tersebar meragukan; Semua kata berasal dari-Mu; dan setiap hikmah yang diterima berasal dari-Mu.

Engkau lah Yang menegakkan lelangit, Yang mengajarkan Nama-nama. Tiada Tuhan selain Allah, Wujud, Ahad, Tunggal, Maha Penopang, tidak diperanakkan dan tidak beranak; tiada seorang pun yang menyerupai-Nya. 

Barangsiapa yang dicengkram dengan kuat oleh Allah, maka ia telah dibimbing menuju Shirothol Mustaqiim.Alhamdulillah, Tuhan Yang mengizinkan aku masuk ke dalam Kemurahan Pemeliharaan-Nya.

Alhamdulillah, Tuhan Yang menerimaku masuk ke dalam Taman Kasih Sayang-Nya! Alhamdulillah, Tuhan Yang telah mendudukkan aku ke dalam wilayah Cinta-Nya. Alhamdulillah, Tuhan Yang telah menganugerahkan atasku kesenangan menerima Pilihan-Nya.

Alhamdulillah, Tuhan Yang telah menjadikan aku minum dari sumur-sumur yang di dalamnya terdapat kesempurnaan Janji Allah. Alhamdulillah, Tuhan Yang telah menjubahiku ke dalam jubah pengabdian sejati kepada-Nya.

Dengan semua pujian itu, apakah ada Pengetahuan Ilahiyyah yang telah aku abaikan dan tolak? Wahai, siapakah yang bisa mengampuni dosa-dosa selain Allah? Wahai, Tuhanku, Pertolongan-Mu begitu besar, membawaku menuju hidup tanpa berjuang dan tanpa usaha dari diriku sendiri.

Melalui Kedermawanan-Mu yang berlimpah-limpah, harapan-harapanku pun meraih Tujuan, tanpa sedikitpun aku layak menerima bagianku dan tanpa kecenderungan (dalam diriku sendiri). Aku bermohon dari-Mu, dengan Kesatuan dari semua bagian

dan dengan Menyaksikan semua bukti, untuk memberikan keamanan sempurna dari cinta yang melawan derita kejauhan dari-Mu; untuk menghapuskan kegelapan penentang yang keras kepala melalui kebenaran bimbingan dari cahaya matahari;

dan untuk membuka pintu-pintu amal yang tepat melalui Tangan Penolong. Sesungguhnya Allah penuh kemurahan kepada pelayan-pelayan-Nya. Wahai, Tuhanku, aku bermohon dari-Mu; Yang dengannya keberadaan kehidupanku dimusnahkan,

kenyamanan dari penyaksianku ditinggalkan; dan perbedaan antara aku sebagai seorang saksi dan aku sebagai seorang yang disaksikan ditentukan oleh-Mu melalui penyatuan keadaanku sebagai ciptaan dengan Kehidupan-Mu.

Wahai, Tuhanku, Kesejatian Realitas-Mu menyelamatkan pengabdianku dari ketertutupan awan-awan prasangka dari penglihatan selain-Mu. Jadikan aku penurun (mewarisi) dari Kata-kata Utama-Mu yang diberikan untuk memilih yang terbaik.

Jadilah Tuan dari amr ku, pilihkan bagiku setiap keadaan dan setiap keinginan. Tolong aku melalui penegasan dari Ke-ahada-n dan Kedudukan-Mu, baik di dalam setiap gerak dan istirahatku.

Wahai, Cintaku, aku bermohon dari-Mu sebuah perkumpulan kembali Bersama-Mu, dengan cepat; dengan Keindahan yang kreatif, Kemuliaan yang tak tergoyahkan dan Kesempurnaan yang diagungkan dalam setiap keadaan dan dalam setiap hasil.

Wahai, Engkau Yang adalah Dia; wahai, Dia, Yang tidak merupakan bagian dari apapun selain Diri-Nya Sendiri! Aku bermohon dari-Mu – dengan Kegaiban Tak Terselami dan dengan Dzat Maha Suci; dalam malam ketika gelap gulita; dan subuh ketika mengalir keluar;

sungguh ini adalah kata dari seorang utusan mulia, diberkahi dengan kekuatan dan ditentukan kuat dengan Mahkota Ilahiyyah, dilengkapi dengan kepatuhan dan amanah, dalam kejelasan perkataan lidah Arab;

sesungguhnya itu diturunkan oleh Tuhan semua makhluk – (aku bermohon dari-Mu) kekuasaan dari seseorang yang mampu memahami dengan jelas maksud dari kata-kata yang berasal dari ketersembunyian jiwa atas bentuk-bentuk lahir

dari bentangan Pengetahuan Ilahiyyah yang merupakan hadiah dari pelantikan. Dan aku bermohon dari-Mu, ya, Allah, bahwa ini akan dibawa untukku, dengan semua kapasitas dari nafas kehidupanku melalui ruh-ruh yang menjawab salamku, (Ketika aku menyapa-Mu)

dengan doa-doa yang berkah dan Salaam-Mu Yang kekal kepada tiap orang yang bermaksud disempurnakan pencariannya, penyatuan yang berhubungan dengan pencapaian para pecinta dan juga atas setiap orang yang berhubungan dengan-Nya dalam setiap derajat.

Dia Al-Haqq. Menjadikan kami satu dari perkumpulan khusus.  Wahai, Tuanku, Engkaulah pencipta sebab-sebab dan aturan mereka, dan pemimpin setiap qalb dan pergerakan bolak-baliknya. Aku bermohon dari-Mu, dengan Kebijaksanaan-Mu

Yang menetapkan susunan dari sebab-sebab utama dan akibat dari yang tertinggi hingga batas terendah, bahwa Engkau menyebabkan aku untuk menyaksikan susunan teratur dari sebab-sebab yang ada, naik-turunnya, sehingga aku lalu menjadi saksi bathin mereka melalui penyaksian realitas lahiriyyah.

Izinkan aku melihat hikmah dari keteraturan susunan dengan menjadi saksi bagi Penyusun dan Pencipta sebab-sebab yang mengawali suatu akibat, sehingga mata dari ‘AYN tidak diselubungi oleh TITIK pada GHAYN. 

Wahai, Tuhanku, karuniakan aku telinga yang mendengarkan-Mu, yang merupakan KHAF dari pengetahuan Ilahiyyah; dimana aku memulai penyusurannya dalam setiap awal permulaan melalui Nama-Mu Sang Maha Penemu, dimana dengannya Engkau membuka setiap takdir yang telah dituliskan.

Wahai, Engkau, melalui Nama-nama-Mu setiap orang yang sombong terjatuh hina! Segalanya melalui Engkau dan Engkau tidak membutuhkan kami. Engkau Penemu dan Pencipta Pertama dari segala sesuatu.

Alhamdulillah, wahai Engkau, Sang Maha Pendahulu Yang Sempurna, pada setiap permulaan! Kepada-Mu kami bersyukur, wahai, Sang Maha Kekal, pada setiap akhir! Engkaulah yang senantiasa membawa

kebaikan di dalam segala sesuatunya, merupakan bathin dari setiap bathin-bathin yang meluas menuju pencapaian yang lebih tinggi, menebarkan persediaan makanan bergizi untuk kehidupan.

Ya, Allah, sirami aku dengan keberkahan selama-lamanya , sebagaimana Engkau telah memberkahi Nabi Muhammad saw. dan Nabi Ibrahim as.

Sungguh ini adalah dari-Mu dan untuk-Mu, dan iniBismillaahirrahmaanirrahiim. Wahai, Engkau Sang Maha Penemu lelangit dan bumi! Ketika Dia Memerintahkan sesuatu, Dia tinggal berkata, “KUN” , dan FA YA KUN.

Wahai, Tuhanku, Engkaulah Yang secara pasti – dengan kuat – menetapkan suatu sebab pendahulu dari setiap sesuatunya, dan Pengatur setiap nafas yang keluar-masuk dari setiap pembicara dan bukan pembicara. Tiada Tuhan selain Engkau, tidak ada Wujud selain Engkau.

Engkaulah Pemilik kebesaran, kekuatan, kemenangan dan Kerajaan Mulk. Engkau menumpas setiap penindas dan menghancurkan setiap tipu muslihat/ kelicikan/ kecurangan dan ketidakadilan; Engkau memutuskan kumpulan penyimpangan dan menundukkan kesombongan.

Aku bermohon dari-Mu, wahai, Engkau yang mengalahkan setiap pemenang. Wahai, Engkau Yang menyerang dengan tiba-tiba setiap keterpenjaraan: karuniakan aku jubah kebanggaan-Mu,

ikat pinggang Kemuliaan-Mu dan tahta dari Kehormatan-Mu; dan terlepas dari semua itu, tiada seorang pun yang tahu selain-Mu, sehingga aku dijubahkan ke dalam kehormatan yang berasal dari Kehormatan-Mu.

Kemudian qalb-qalb digerakkan untuk khusyuk dan mata-mata ditenggelamkan ke dalam rasa khidmat. Jadikan aku sebagai tuan yang mampu mengendalikan dan mengunci setiap tiran dan setan dalam diriku, dimana Kuncinya berada di Tangan-Mu.

Jaga aku dalam kerendahan hati seorang pelayan-Mu, selamatkan aku dari segala bentuk penyimpangan dan ketercelaan. Dan lindungi aku dari kata-kata dan tingkah laku yang tidak bermanfaat.

Adalah Engkau Sendiri Yang menentramkan qalb-qalb dan melegakan semua ketakutan. Tiada Tuhan selain Engkau.

Wahai, Tuhanku, karuniakan aku kesucian dari cahaya-cahaya KeMahaSucian-Mu, dan topangan yang berasal dari kekuatan dan kekuasaan Kedekatan-Mu, sehingga aku mampu berputar sesuai dengan keagungan

pengetahuan-pengetahuan yang berasal dari Nama-nama-Mu; dan dikarenakannya semoga mendekatkanku kepada rahasia-rahasia diri yang selama ini aku cari.

Dengan ini semoga aku menjadi saksi terhadap apa yang Engkau tempatkan di dalam hal-hal terlihat maupun gaib, dan semoga aku menyaksikan bagaimana misteri dari Kekuatan-Mu memberikan bukti-bukti tentang sifat-sifat Ilahiyyah dan sifat-sifat kemanusiaan manusia.

Karuniakan aku kesempurnaan ‘ilm dan hikmah, sehingga tiada yang kuketahui tanpa aku mengetahui setiap benang halus yang terurai dari setiap persoalan. Dengan ini semoga aku mengusir jauh kegelapan yang menciptakan pelbagai hal tidak haqq

yang akan menghalangi pemahaman membaca Tanda-tanda dari-Mu; dan dengan ini semoga aku mampu merapikan qalb-qalb dan jiwa-jiwa manusia, dengan cinta dan persahabatan sejati, aturan dan bimbingan yang benar.

Engkau adalah Pecinta yang diCinta, dan Pencari yang diCari! Wahai, Engkau, Yang membolak balikkan qalb! Wahai, Engkau, Yang menghapuskan kesedihan. Engkaulah Yang Maha Mengetahui setiap yang gaib,

Yang menyingkap selubung kekurangan, Yang menutup semua dosa dengan ampunan! Wahai, Engkau, Yang tidak pernah berhenti menjadi Pengampun! Wahai, Engkau, Yang tidak pernah berhenti untuk menyingkap dan melindungi!

Wahai, Sang Maha Pengampun! Wahai, Sang Penyingkap! Wahai, Sang Pemelihara! Wahai, Sang Pelindung! Wahai, Sang Pembela! Wahai, Sang Penolong! Wahai, Sang Cinta Kasih yang haqq! Wahai, Sang ,

Penerima taubat! Wahai, Maha Lembut dan Baik! Wahai, Sang Maha Agung dan Tak Terkalahkan! Wahai, Sang Maha Sempurna, Sang Maha Penyelamat !

Ampunilah aku, jagalah dan peliharalah aku. Lindungi aku, dan bela lah aku. Karuniakan aku kebaikan, kasih sayang dan ketaatan kepada-Mu. Berbaik hatilah kepadaku, buatlah aku tak terkalahkan oleh kejahatan dalam diriku maupun dari luar diriku, dan karuniakan aku keselamatan dan keamanan.

Jangan bawa aku kepada akhlak yang buruk, dan jangan balasi/ hukumi kejahatanku. Perbaiki aku melalui kesempurnaan kedermawanan dan kemurnian kasih sayang-Mu,

dan jangan pernah menunda waktu untuk memperbaiki diriku. Jangan biarkan aku bergantung kepada selain-Mu! Lindungi aku dan bebaskan aku. Jadikan keseluruhan urusanku sesuai dan tepat (menuju-Mu). Tiada Tuhan selain Engkau! Keagungan milik-Mu!

Maha Rahim Engkau dari para rahim. Wahai, Tuhanku, Nama-ALLAH-Mu adalah tuan dari semua Nama-Mu. Di Tangan-Mu terletak kerajaan bumi dan langit. Engkau Maha Wujud, Tempat bergantung segala sesuatunya, Pengamat Yang Cermat.

Kekayaan yang kuperlukan semata didirikan hanyalah untuk-Mu; dan segala sesuatu selain-Mu, semua “dia” dan “aku”, memerlukan percikan KeMahaSucian yang bersumber dari Kedermawanan-Mu.Aku bermohon dari-Mu dengan Nama-Mu,

dimana Engkau mempersatukan hal-hal yang saling bertentangan dan bagian-bagian dari Penciptaan dan Amr, dan mengangkat keterselubungan dari setiap hal dan memunculkan tajalli dari segala sesuatunya: karuniakan atasku kondisi senantiasa DiTopang oleh-Mu,

dimana aku senantiasa bergerak dalam Kekuatan dan Kekuasaan-Mu; sehingga segala sesuatu yang tidak bergerak di bathinku menjadi bergerak, dan segala sesuatu yang bergerak di bathinku menjadi tidak bergerak.

Karenanya, aku dapat menemukan qiblat/ panduan dari setiap jenjang tahapan diriku, dan menyatukan setiap keterpisahan dari setiap perbedaan yang ada dengan Kebaikan Nama-Mu, menuju tahapan yang terarah berdasarkan Kehendak-Mu.

Lalu banyak orang yang akan mengambil manfaat dari ‘api’ ku (ruhul quds), sebagai pemimpin diri yang sempurna; yang akan bersinar untuk Muhammad saw., dimana Nabi Muhammad saw (kesejahteraan dan keberkahan baginya saw),

manusia terpilih, dibimbing oleh ‘api’ nya juga. Jika bukan untuknya, Nabi Muhammad saw, Pembawa Api tidak akan berkata-kata (sebanyak tiga kali) kepada Nabi Musa as. Wahai, Dia adalah Dia! Dia menurut persangkaan-Nya, bukan menurutku.

Aku bermohon dari-Mu, dengan setiap Nama yang diturunkan dari ALIF yang ghaib; meliputi alam syahadah, bahwa aku akan mampu menyaksikan (musyahadah) kesatuan dari setiap pertambahan al-haqq di dalam bathin dan lahir.

Izinkan aku menjadi saksi dari penyatuan lahir dan bathinku, sehingga apapun yang tadinya gaib bagi lahirku sekarang menjadi terbuka, dan apapun yang tadinya gaib bagi bathinku sekarang menjadi terbuka. Izinkan aku menjadi saksi (syuhada) sebenar-benar saksi-Mu,

ya, Allah. Wahai, Engkau, Yang Memegang Kerajaan Bumi dan Langit. Sungguh, sesungguhnya Engkau adalah Engkau! Katakanlah, “Allah”, lalu tinggalkan selain-Nya. ALIF LAAM MIIM. Tuhan, tiada Tuhan selain-Nya, Maha Hidup, Berdiri Tegak.

Wahai, Tuanku, Salaam bagi-Mu, Engkaulah Penopangku. Bagi-Mu sama saja apakah aku memanggil-Mu dalam bathin atau keras, Engkau akan tetap Mendengar panggilanku dan akan menjawab doaku. Engkau menghapus kegelapanku dengan Cahaya-Mu.

Engkau menghidupkan tubuh fanaku dengan Ruh-Mu. Engkau Tuhanku: Pendengaranku, Penglihatanku; Engkau menggenggam qalbku dengan Tangan-Mu. Engkau telah mengambil aku menjadi Milik-Mu. Engkau telah mengangkatku ke tempat yang tinggi karena kerendahan hatiku;

Engkau mengangkat derajatku; Engkau telah menaikkan Dzikirku ke Tempat yang tinggi. Keberkahan atas-Mu! Cahaya dari cahaya-cahaya. Pembuka misteri-misteri. Pemberi kehidupan dalam batas waktu yang telah Engkau tetapkan! Penyibak tirai perlindungan!

Dalam Kemuliaan-Mu Yang begitu besar, Engkau jauh melebihi dari apa yang diprasangkai oleh makhluk-Mu. Kesempurnaan-Mu mendahului semua usahaku untuk memperoleh Jalan masuk menuju kesempurnaan dengan adanya kekurangan,

ketidak sempurna an atau pelbagai keinginan tidak haqq diriku. Bumi dan lelangit disinari oleh Penglihatan haqq akan Hakikat-Mu. Bagi-Mu Kemuliaan yang teramat tinggi, Maha Terhormat, dengan KeMahaAgungan yang tidak dapat dicapai oleh manusia.

Segala puji dan Maha Suci Allah, Tuhan dari para malaikat dan ruh! Dia Yang menyinari bayangan kejahatan-kejahatan dan unsur-unsur kegelapan; dengan itu Dia menyinari siapa saja yang tenggelam dalam lautan persoalan agar memperoleh jalan keluarnya.

Aku berlindung di Dalam-Mu dari keadaan maghrib ketika menjadi gelap dan dari pendengki yang tak pernah berhenti mengamati. Wahai, Penguasa Tertinggi, aku memanggil-Mu dan teramat sangat bermohon dari-Mu dengan iman, sebagai pelayan yang tidak sempurna,

yang mengetahui bahwa Engkau Mendengarkanku dan meyakini bahwa Engkau akan menanggapiku, seseorang yang berdiri di Depan Pintu-Mu, teramat membutuhkan-Mu, seseorang yang tidak menemukan seorangpun yang benar-benar dapat dipercaya selain-Mu.

Aku bermohon dari-Mu, Tuhanku, dengan Nama-Mu; dimana Kau akan senantiasa menuangkan kebaikan bagiku, Memberikan keberkahan bagiku dan Menganugerahkan kenaikan bagi siapa saja yang bersyukur, dan dengan mana Kau senantiasa menghapuskan kegelapan,

dan dengan mana Engkau mengurangi kejahatan setiap orang semoga Engkau mengenakanku hiasan-hiasan yang bersumber dari Cahaya-cahaya, yang mampu membutakan mata setiap musuh dan melumpuhkan kekuatan mereka.

Karuniakan aku apa yang menjadi kadar diriku, sebagai kilatan cahaya yang akan membuka hikmah dari setiap persoalan yang Engkau hadirkan bagiku, yang akan membukakanku setiap misteri besar dan akan membakari setiap pesona bujuk rayu setan.

Wahai Cahaya dari cahaya! Wahai, Pembuka setiap hal terselubung! Setiap hal kembali kepada-Mu. Melalui-Mu kejahatan pergi. Wahai, Tuhan, Maha Penyayang lagi Maha Pengampun! Wahai, Tuhanku, celupkan aku ke dalam lautan ahadiyyah-Mu

dan ke dalam perairan yang berasal dari lautan Pertama-Mu, dan kuatkan aku dengan Kekuasaan Tertinggi-Mu dan Kekuasaan yang berasal dari KeMaha Tunggal-Mu. Dengan-Nya aku menerobos masuk ke dalam tebaran luas Kasih Sayang-Mu,

dengan wajah disinari oleh kilatan cahaya Kedekatan, sebagai tanda Kasih Sayang-Mu. Terpesona aku oleh Keindahan-Mu; aku kuat melalui Kekuatan-Mu; aku berkuasa melalui Kekuasaan-Mu; aku mampu khusyuk melalui Ketetapan takdir yang Engkau gariskan;

mikraj melalui Pengangkatan-Mu; aku Engkau hargai dan hormati melalui Perintah, Pendidikan, dan Pemurnian dari-Mu.Hiasi aku dengan jubah Keagungan dan Penerimaan-Mu. Perjelas bagiku Jalan yang membimbing kepada Pertemuan dan Pencapaian.

Mahkotai aku dengan mahkota yang berasal dari Kemuliaan dan Kebesaran-Mu. Bawalah aku pergi bersama dengan Cinta-Mu dari dunia rendah ini dan dari dunia yang penuh dengan ketenangan semu. Melalui Cahaya Nama-Mu, karuniakan aku cahaya dari Kekuasaan dan Keindahan

dimana ragaku akan dibimbing oleh qalb dan jiwaku; dimana di alam sebelumnya jiwa-jiwa dan raga-raga telah dibawa kepada penyerahan diri kepada-Mu. Wahai, Tuhanku, para penindas merasa karhan dalam menyerahkan diri kepada-Mu, namun akhirnya mereka pun menyesal,

dan berserah diri kepada-Mu. Wahai, Sang Raja!Tiada keselamatan selain di Dalam-Mu. Tiada Pertolongan selain Pertolongan-Mu. Engkaulah al-Mukmin. Jauhkan aku dari kedengkian dan kegelapan kejahatan yang berasal dari keangkuhan! Lindungi aku ke dalam naungan Cinta kasih-Mu,

wahai, Engkau Yang Maha Dermawan dari para dermawan. Wahai, Tuhanku, karuniakan Pertolongan kepada lahir dan bathinku, bahwa aku akan menerima Pembebasan dari-Mu dan karuniakan cahaya dan rahasia terdalam pada qalbku yang mampu membuatku sadar akan cara-cara Kerja-Mu.

Wahai, Tuhanku, bagaimana aku bisa berpaling jauh dari Pintu-Mu ketika telah sampai haqqul yaqiin? Dan bagaimana aku berputus asa dari Rahmat-Mu ketika Kau menawarkan kepadaku untuk bermohon dari-Mu? Di sinilah aku, abdi-Mu – setia mengabdi kepada-Mu, mencari perlindungan di Dalam-Mu.

Jauhkan aku dari musuh-musuhku, seperti Engkau telah menjauhkan jarak antara Timur dan Barat. Silaukan mata mereka, guncangkan kaki mereka dan jauhkan kejahatan dan bahaya mereka dariku, melalui cahaya Suci-Mu dan Keagungan Kemuliaan-Mu.

Engkaulah Tuhan, Yang menghadiahkan karunia, menganugerahkan keberkahan, Maha Menghargai makhluk-Mu, Maha Memuliakan hamba yang memilih Kedekatan bersama-Mu dibandingkan dengan makhlukmu. Wahai, Engkau Yang Maha Hidup!

Maha Berdiri Tegak! Pembuka rahasia-rahasia mistik dan Pengetahuan suci! Semoga Allah merahmati dan memberkahi Rasulullah kita, Nabi Muhammad saw. dan semua keluarga dan karib kerabatnya. Kemuliaan hanya milik Tuhanmu, wahai, Muhammad saw.

Sang Pemilik Kebesaran Yang Agung, terlepas dari apa yang diprasangkai. Wahai, para utusan-Nya, salaamku bagimu: Assalaamu’alaykum warohmatullahi wabarokaatuh. Alhamdulillaahi Rabbil ‘Aalamiin.


2 responses to “Munajah kasih

  1. subhanalloh cahaya yg terpancar dari ungkapan hati demikian indah bagaimanakah caranya menggapai qolbun salim itu, saya telah mencoba tapi hanya berputar-2 ditempat, hatur nuhun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s