Syair sepuluh



Ada yang mengatakan ujian adalah kesusahan pada tubuh badan 

kesusahan pada jiwa 

apa untungnya Allah menyusahkan jasad dan jiwa 

bukankah ia tidak menambahkan keagungan dan kemuliaan-Nya 

apalagi Dia Maha Mengasihani Maha Sopan-santun.

Pandanglah ujian dengan hatimu 
ujian adalah perbuatan Tuhanmu 
bukan untuk menghancurkan tetapi untuk meneguhkanmu 
bila kamu memperolehi keteguhan baharu kamu menjadi pilihan 
bila sudah lulus dan dipilih 
Dia bangga memperkenalkan kamu kepada makhluk-Nya 
keteguhan kamu melintasi ujian 
menjadi dalil pilihan-Nya adalah tepat 
inilah keadilan-Nya.

Ujian ditujukan kepada rohani bukan kepada jasad atau jiwa 
tujuannya untuk mengukur tauhid 
bukan sekadar untuk kesabaran 
apakah nilai sabar tanpa tauhid 
.

Ujian yang diterima dengan iman meneguhkan tauhid 
menambahkan kekuatan pandangan hati 
tidak berkelip memandang kepada Tuhan 
sehingga kepedihan ujian menjadi kemanisan.

Ujian adalah pentas sandiwara 
mempamerkan kebijaksanaan Tuan Pengarah 
bila engkau diberi watak menderita 
hingga berjaya membuat penonton menangis 
ketahuilah 
engkau adalah pelakon penting 
diasuh untuk menjadi bintang 
bakal menerima ganjaran lumayan.

Apabila engkau menjadi pelakon 
apa bedanya watak gembira dengan watak duka 
skrip di tangan Tuan Pengarah.

One response to “Syair sepuluh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s