Syair tujuh


Wahai … Sang kebeningan, rahasia dari segala rahasia
Wahai … Sang Pencipta dan Penguasa alam semesta dan mahluk tercipta
Wahai … Sang Pencipta dan Penguasa jiwa, raga, akma, sukma dan nyawa
Wahai … Sang Penguasa cahaya dan penabur sinar kehidupan jagat raya,
Wahai … Sang Hyang Mahatunggal Dzat Maha Segalanya.

Engkaulah ….. Dat segala rahasia
Engkaulah ….. Dzat, Sifat dan Af’al,
Engkaulah ….. Jatidiri, Wangunan dan perbuatan,
Engkaulah ….. Alloh, Muhammad dan Insan,
Engkaulah …. bayang kebeningan, bul putih dan keanekaragaman,
Engkaulah …. kosong padat berisi, hitam pekat kerahasiaan,
Engkaulah …. yang menciptakan dan merajai semua simbol sebagai bahasa penjangkauan,
Engkaulah …. yang menaungi darma kehidupan alam jagat raya dan makhluk dicipta,
Engkaulah …. yang merajai darma kehidupan syaré’at, hakekat dan ma’rifat,
Engkaulah .… yang Maha Sempurna dan yang Maha Menyempurnakan.

Kusujudkan jiwa ragaku sebagai penyembahan, dan kubuka lebar pintu hatiku sebagai penyerahan,
Kutengadahkan mukaku sebagai pengharapan, dan kuangkat tanganku sebagai permohonan,
Kulangkahkan kakiku sebagai pengabdian, dan kuserahkan semua urusanku sebagai pertobatan.

Engkaulah :
Yang telah mengambil sesuatu yang ada dan mengembalikan sesuatu yang hilang,
Yang telah mengadakan sesuatu yang belum tercipta, dan menciptakan se suatu yang tidak ada,
Yang telah menggerakkan sesuatu yang diam dan memperjalankan sesuatu yang dikehendaki,
Yang telah menghadirkan sesuatu yang belum sampai, dan mendatangkan sesuatu yang belum lahir,
Yang telah menghilangkan sesuatu yang jaya dan mengembalikan kejayaan dalam kesempurnaan jaya.

Terimakasih ….ya …Tuhanku … aku haturkan,
Engkau telah buka lebar pintu mata hati, dan teja lembayung tabir yang menutupi rahasia kalbuku,
Engkau telah buka lebar mata akal dan pikir, dan angkat batu lingga rahasia pembatas sukma ragaku,
Engkau telah buka lebar pintu gerbang kerajaan jiwaku, dan pintu gapura kerajaan-Mu,
Engkau telah pancarkan mentari cahaya sejati, menerangi lorong berliku alam rahasia dan nyata,
menerangi lorong hati celah nurani, menerangi bahtera kehidupan sejati, menerangi lapisan kegelapan
yang kalbu

Dan kau percikan … cahaya-Mu …………
Menusuk sendi-sendi dan tulang belulang tiang kehidupan alam semestaku,

Memasuki celah akal dan pikiran, menara ilmu dan pengetahuanku,
Menembus detak jantung kehidupanku, merasuki getaran jiwa keabadianku,
Membelah gelombang putih bahtera kejuhudanku, membangkitkan lautan mérah tauhidku,
Mengokohkan hati dan fikiran benteng kekuatan dan bendera yakinku, menguatkan akal benteng,
dan bendera ainal yakinku, dan memperteguh kalbu benteng kekuatan dan bendera haqqul yakinku.

Engkau berikan aku kitab-Mu, kitab kebenaran sejati dan hakiki,
Engkau ajarkan aku kalam-Mu, kalam yang tak mampu hamba-Mu meragukannya,
Engkau bisikan aku sabda-Mu, sabda yang tak mampu hamba-Mu menampiknya,
Engkau berikan aku ayat-Mu, ayat yang tak mampu hamba-Mu mengingkarinya,
Engkau berikan aku surat-Mu, surat yang tak mampu hamba menolaknya,
Engkau jadikan aku kitab-Mu, kitab berhias cahaya-Mu, berisi mutiara-Mu yang ditulis
dengan intan permata kebesaran-Mu, yang melahirkan mustika permata cahaya-Mu

Ayat-Mu
Sabda -Mu
Kalam – Mu
Dan surat surat -Mu
Merupakan kebenaran yang sejati,
Merupakan… keabadian yang hakiki,
Merupakan……. keelokan yang meliputi,
Merupakan …. kesempurnaan yang melengkapi,
Merupakan kenyataan dari kerahasiaan yang meliputi
Lembut .……, lebih lembut daripada benang sutera jiwa,
Keras …………., lebih keras dari besi baja mahluk dicipta,
Tajam …………….., lebih tajam dari senjata pedang pusaka,
Benar di antara yang benar ….. dan nyata di antara yang nyata,
Merupakan …..kesempurnaan ..…dari yang menyempurnakan.

Wahai …… Paduka Mahamulia … Sang Penguasa jagat raya . !
Berilah aku kekuatan-Mu …..……, agar dapat memantulkan,
Berilah aku kemampuan-Mu .. …, agar dapat menyampaikan,
Berilah aku kehendak-Mu ………., agar dapat memberikan,
Berilah aku izin-Mu …..……. , agar dapat menitipkan,
Berilah aku kemauan-Mu …., agar dapat mewasiatkan,
Berilah aku kemurahan-Mu, agar dapat mewariskan.

Kepada …….., diri yang sejati,
Kepada …….., ahli warisku yang sejati,
Kepada …….., saudara – saudaraku yang sejati,
Kepada …….., rekan dan handai taulanku yang sejati,
Kepada …….., para wali dan ahli pengembalaku yang sejati,
Agar dapat duduk bersimpuh -sebagai jiwa mulia kekasih dicinta-Mu,
Bersama saudara para jiwa mulia dalam singgasana dan tahta cahaya mulia.

Wahai Cahaya ….. sumber dari segala cahaya ……….!
Wahai Cahaya …. di atas segala cahaya, pencipta segala cahaya dan penabur cahaya…!
Wahai Cahaya …. penguasa segala cahaya, penguasa mustika permata cahaya … !
Wahai Guru dari segala mahaguru, Ratu dari segala maharatu, Raja dari segala maharaja ….!

Engkau yang hidup dan yang menghidupkan,
Engkau yang berkehendak dan yang menunjukkan,
Engkau yang berkuasa dan yang menggerakkan,
Engkau yang berkuasa dan yang memperjalankan,
Engkau yang berkehendak dan yang menceritakan.

Kutundukan hatiku dan kusujudkan jiwa ragaku,
Kuantarkan jiwa dan ragaku keharibaan-Mu,
Dan aku bersujud memohon ampun atas kelancanganku,
Dan aku tetapkan untuk senantiasa memohon petunjuk kepada-Mu.

Sungguh Kami tak kuasa,tak mampu bercerita dan tak sanggup menyampaikan,
Sungguh aku tak patut dan tak berkehendak,jikalau tidak atas kehendak-Mu.

Aku tuliskan perjalananku dan aku ceritakan petualanganku,
Aku lakukan perbuatanku dan aku sampaikan kehendakku,
Aku panggilkan para saudaraku dan taburkan pemahamanku,
Bukannya karena kesombongan dan bukan pula karena kecongkakkan,
Bukannya untuk cari muka dan bukan pula karena mengherani diri,
Sungguh … aku mohon ampun dan bertobat untuk itu,
Sungguh…. aku berlindung untuk itu dan memohon atas ridha-Mu.

Kami sampaikan :
Hanya karena-Mu semata, bukan nafsuku.Dan hanya untuk-Mu semata, bukan ambisiku,
Hanya dari-Mu semata, bukan milikku.Dan hanya karena-Mu semata,bukan hakku.
Hanya dari-Mu aku datang ……. dan karena-Mu aku hidup,
Hanya kepada-Mu aku kembali… dan kepada-Mulah aku mengembalikan,
Semoga Engkau tetap meridhai….dan menuntun perjalanku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s