Syair tiga


Semua manusia itu sesungguhnya mati,     

kecuali yang berilmu,

yang berilmu pula tertidur,    

kecuali yang mengamalkan ilmunya,

yang mengamalkanya pula tertipu,       kecuali yang Ikhlas.

maka, ingatlah, janganlah tertipu,    walaupun,    penipuan yang tidak disedari,

 ingatlah,    apabila nyata ketiadaan dirimu itu,    maka nyatalah yang ADA,  

siapakah yang Ada itu   ?

tidak lain,    KEBENARAN (Al Haq),  

oleh itu,   “matikanlah dirimu sebelum kamu mati”,    

maka, siapakah yang ada setelah kematian dirimu itu  ?

tidak lain,    AKU ( Al Haq) lah yang Ada.      

Setelah AKU yang ada,    

maka selain dariNya adalah, fatamorgana,    hanya bayangan,    hanya kekosongan,  

dan sesungguhnya Dialah yang meliputi kekosongan

dan ketiadaan dirimu itu,    

maka ingatlah,, kekosongan dirimu itulah,

dan ketiadaan dirimu itulah, SINGGASANA NYA,    

dan di situlah Dia bersemayam,    

bukan pada jasadmu,   bukan pada jiwamu, bukan di hatimu,    

dan bukan juga pada ruhmu.  

betapa indahnya ini,   bagi yang mengerti.  

namun bagi yang tak memahami

walupun Ku tunjuki maka hanyalah menjadi teka-teki..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s